Home » flashnews » Model Pembelajaran VCT dilatihkan pada Siswa MA DARUSSALAM BEREMI oleh Mahasiswa BK

Model Pembelajaran VCT dilatihkan pada Siswa MA DARUSSALAM BEREMI oleh Mahasiswa BK

Mataram: Dalam memenuhi tuntutan mata kuliah BK di Perluas kami kelompok V mengadakan praktikum di MA DARUSSALAM BEREMI dengan menggunakan tehnik klarifikasi nilai yang dilaksanakan pada tanggal 1 mei 2015, langkah-langkah yang di terapkan dalam pembelajaran Klarifikasi Nilai; Langkah kegiatan pembelajarannya: 1.  Pasang gambar dipapan tulis atau edarkan gambar/media tersebut untuk beberapa saat (biarkan anak bergerombol dan berkomentar. Awasi dan perhatikan respon dan komentar setiap anak sebagai bahan masukkan untuk memberikan langkah awal pembelajaran klarifikasi nilai dibahas). 2. Identifikasi masukkan dari anak (individual lalu kelompok). Tetapi jangan dikomentari oleh guru terlebih dahulu. 3. Klarifikasi masalah yaitu ungkapan terperinci dan argumentasi (guru merumuskan kejelasan/jawaban/tanggapan anak sambil mengarahkan ke konsep/materi pelajaran). 4. Penyimpulan oleh anak, kelompok atau bersama guru atau langsung oleh guru. 5.  Tindak lanjut kegiatan belajar.

Sebelum kami kelompok V mengadakan peraktik . pertam-tama kami mengadakan rapat kelomok untuk mentukan lokasi  tempat peraktik , saat rapat berlangsung semua anggota kelompok mengeluarkan pendapat utuk mentukan lokasi yang terdekat dan strategis bagi kelompok , dan kami pun sepakat untuk mengadakan praktik di MA DARUSSALAM BEREMI.

CameraZOOM-20150501120028150

Setelah lokasi ditentukan kami melakukan observasi kelapangan untuk mengetahui permasalahan apa yang sesuai dengan model pembelajaran yang kami dapat , para siswi menerima kami dengan baik , setelah obserfasi dilakukan kami memutuskan masalah apa yang sesuai dengan model pembelajaran klarifikasi nilai

Model pembelajaran klarifikasi niali (values clarification approach) memberi penekanan pada usaha membantu peserta didik dalam mengkaji perasaan dan perbuatan sendiri, untuk meningkatkan kepada mereka tentang nilai-nilai mereka sendiri kami menggunakan tehnik VCT Repostase, menampilkan video, identifikasi masalah, klarifikasi masalah, penyimpulan, dan tindak lanjut.

Malem sebelum peraktik kami mempersiapkan semuanya. Paginya pun kami bersiap berangkat kelokasi , tapi kami mengalami kendala karena waktu tidak sesuai rencana , kami berncana melakukan peraktik jam 10 tapi karena keterbatasan tempat terpaksa kami memulai peraktik jam 10.30 tapi para peserta bersedia menunggu mereka anatusias mengikuti praktik yang akan kami lakukan  meskipun praktik tidak sesuai dengan rencana. Akhiranya kami pun bisa melakukan peraktik pertama yang kami lakukan adalah pembukaan dalam pembukaan semua anggota kelompok satu persatu memperkenakan diri , begitupun dengan siswi mereka memperkenalakn diri walaupun dengan sikap yang masih malu-malu peraktik pun berjalan selsesai perkenalan kami menjelaskan tujuan kami mengadakan peraktik peserta pun antusias mendengarkan meskipun ada yang sambil memainkan hpnya.

Pada kegiatan inti kami menyajikan materi berupa filem. Filem yang pertama  menceritakan kisah perjuangan seorang ayah membesarkan anaknya meskipun ayah tersebut memilki kekurangan, saat kami menampilkan materi para peserta menyaksikan dengan serius meskipun masih ada peserta yang asyik bermain Hp tapi ada salah satu dari peserta hampir menangis karena mendalami filem yang kami tampilkan. Selesai filem yang pertama kami tampilakan kami pun memberikan filem yang kedua yang bertemakan tentang motivasi. Setelah semua filem sudah ditampilkan kami pun memberi kesempatan kepada peserta untuk mengeluarakan pendapat mengenai filem yang sudah ditampilkan, siswa satu persatu mengeluarkan pendapat meskipun masih malu dan ada yang tidak mau mengeluarkan pendapat karena malu, lalu kami pun memberi penjelasan dan kesimpulan dari pendapat para siswa serta mengarahkan ke dunia pendidikan .Selesai kami memberikan penjelasan lalu kamipun membagikan selebaran sebagai alat untuk evaluasi yang berupa pertanyaan-pertanyaan seputar filem yang sudah ditonton dan yang sudah dijelaskan, lalu siswa pun menjawab pertanyaan-pertanyaan meskipun terkadang bertanya dan sambil kami berbincang-bincang untuk lebih mengakrabkan diri.setelah pertanyaan-pertanyaan dijawab dan selebaran dikumpulkan kami pun mengevaluasi apakah ada perubahan yang terjadi pada siswa. Siswa mengalami perubahan pemikiran menjadi lebih postif tingking. (MAH:100615)